WAJIB BACA! Rekomendasi Warna Behel yang Bagus Untuk Anda

by Admin
0 comment

Menggunakan behel merupakan salah satu solusi bagi Anda yang merasa kurang percaya diri dengan susunan gigi. Tak hanya untuk kecantikan, behel juga sering diperlukan agar dapat menjaga gigi tetap sehat dan tidak mudah rusak. Bagaimana cara memilih warna behel yang bagus?

Gigi merupakan salah satu point of view pertama dari bagian wajah yang akan membuat mata orang tertuju pada bagian tersebut. Kondisi gigi yang berantakan, tidak rapi tentu akan membuat Anda menjadi kurang percaya diri. Tenang, Anda bisa mengatasinya dengan cara memasang behel gigi.

Memasang behel gigi tentu saja tidak bisa sembarangan karena harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan gigi pasien. Namun, dalam hal warna Anda bisa memilih jenis warna apa saja yang sekiranya cocok untuk dipakai agar tetap tampil percaya diri.

Jenis-jenis Behel Gigi

Behel gigi merupakan salah satu jenis perawatan gigi yang diperlukan untuk merapikan dan meluruskan gigi. Sebelum memilih warna behel yang bagus untuk gigi Anda, ada baiknya ketahui terlebih dahulu jenis-jenis behel gigi yang cukup beragam. Berikut ini beberapa di antaranya.

  1. Behel Konvensional

1

Kawat gigi konvensional dibuat dari bahan mental yang mungkin bakal paling sering Anda jumpai dan yang paling banyak direkomendasikan dokter untuk memperbaiki kondisi gigi. Saat awal pemakaian mungkin menggunakan kawat gigi konvensional akan terasa berat, namun lama-lama akan terbiasa.

Pemasangan kawat gigi akan membuat pasien merasa berat karena kawat gigi ini memberikan tekanan sehingga gigi berpindah ke tempat yang seharusnya lebih ideal. Karet elastis, kabel baja, dan bracket logam yang menjadi unsur kawat jenis ini juga turut mempengaruhi sensasi berat.

  1. Invisalign (Behel Transparan)

transpara

Behel transparan juga bisa menjadi salah satu jenis behel pilihan untuk alternatif menggantikan kawat gigi konvensional. Jenis kawat gigi transparan ini juga cukup populer dan tengah menjadi tren. Hal ini dikarenakan invisalign adalah terobosan baru dan dinilai cukup efektif merapikan gigi.

Dengan menggunakan behel transparan, Anda akan menjadi lebih percaya diri karena tampilan gigi menjadi tidak terlalu mencolok. Bahkan orang-orang mungkin tidak akan menyadari bahwa Anda sedang menggunakan behel karena warnanya transparan dan hampir tidak terlihat.

  1. Behel Keramik

keramik

Kawat gigi berbahan metal selain jenis konvensional adalah behel keramik. Behel ini memang lebih tidak terlihat jika dibandingkan dengan kawat gigi yang terbuat dari metal atau baja lainnya. kawat yang digunakan untuk merawat gigi tetap terlihat, hanya saja bracket giginya tidak begitu terlihat.

Hal ini diakrenakan brakcet gigi yang digunakan pada jenis bahan ini dibuat dari bahan yang transparan atau bening hingga warnanya serupa dengan gigi. Namun, ketika Anda sedang mengonsumsi makanan atau minuman, behel gigi keramik akan lebih mudah berubah warna.

  1. Behel Lingual

lingual

Jika Anda merasa tidak percaya diri untuk memakai behel namun tetap harus memakainya karena kebutuhan untuk merapikan gigi, behel lingual bisa menjadi solusinya. Kawat gigi lingual ini cukup berbeda karena posisinya diletakkan di bagian belakang gigi.

Behel lingual memiliki fungsi utama yang sama seperti jenis kawat gigi lainnya, hanya saja harganya jauh lebih mahal karena pemasangannya lebih rumit. Namun, jenis kawat gigi lingual tidak disarankan untuk menggunakan jenis behel ini karena dapat menghalangi lidah untuk membantu mengunyah.

  1. Behel Damon (Self-Ligating)

Behel Damon Self Ligating

Tampilan behel damon ini mirip seperti kawat gigi konvensional. Hanya saja perbedaan utamanya terdapat pada jenis karet yang digunakan. Kawat gigi self-ligating menggunakan klip khusus pada masing-masing bracket gigi untuk menahan posisi kawat baja dan tidak menggunakan karet elastis.

Tujuan pemasangan kawat gigi jenis ini adalah untuk meminimalisir gesekan saat menyikat gigi. Jika dibandingkan dengan jenis konvensional, rasa sakit yang dirasakan pasien akan cenderung lebih ringan. Apalagi kawat jenis ini bracket-nya juga tersedia dalam pilihan transparan atau keramik.

Tips Memilih Warna Behel yang Bagus

Saat memutuskan untuk memasang behel, selain memilih jenis behel yang tepat Anda juga harus mempertimbangkan warna yang bagus dan cocok untuk penampilan. Berikut ini beberapa tips dalam memilih warna behel yang bagus yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

  1. Cek Roda Warna

Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter gigi terkait roda warna yang tersedia. Pilih gradasi roda warna yang lebih terang dibandingkan behel. Untuk uji coba eksperimen, Anda bisa mencobanya dengan memilih warna dan menempatakannya pada gambar mulut yang memakai behel.

Pilih dan coba satu per satu roda warna untuk behel lalu posisikan pada gambar gigi. Anda pun akan mendapatkan bayangan bagaimana tampilan ketika menggunakan warna behel tersebut nantinya.

  1. Pilih Warna yang Sesuai dengan Warna Kulit

Bagaimana tipe kulit dan warna rambut akan menentukan tampilan keseluruhan wajah Anda termasuk warna behel yang terlihat. Sebisa mungkin jangan gunakan warna yang kontras atau bertabrakan dengan tipe kulit dan warna rambut.

Untuk kulit yang gelap, lebih cocok menggunakan warna emas, biru kehijauan, biru tua, hijau adas, jingga, magenta, biru pastel, dan merah muda atau ungu. Sedangkan untuk kulit yang terang lebih cocok menggunakan warna biru keabuan, cokelat metalik, merah terang, salmon, plum, dan lainnya.

  1. Pilih Warna yang Natural

Jika Anda ingin mencari pilihan yang aman agar warna behel tidak mengganggu penampilan, Anda bisa memilih warna-warna natural. Warna-warna yang terkesan aneh, tidak bagus, dan bukan warna yang Anda sukai bisa langsung Anda singkirkan dari daftar pilihan warna yang akan diambil.

Warna putih dan hitam juga tidak disarankan karena akan membuat gigi Anda terlihat memiliki noda makanan. Anda bisa mempertimbangkan warna-warna seperti biru tua dan ungu tua untuk membuat tampilang gigi menjadi lebih putih.

  1. Pertimbangkan untuk Mengganti Warna Behel

Mengganti warna behel sangat diperlukan karena Anda perlumelakukan kontrol dan perawatan dalam periode tertentu ke dokter. Setiap kali kawat gigi dikencangkan, Anda bisa mengganti warna karet behel agar tampilannya tidak bosan dan lebih menarik.

Pertemuan untuk mengencangkan kawat gigi biasanya berlangsung antaran 6 hingga 8 minggu sekali. Anda bisa mengganti warna behel dalam kurun waktu tersebut setiap kali melakukan kontrol.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa warna behel yang bagus adalah warna yang sesuai dengan tipe kulit dan warna rambut Anda. Pilih warna yang sekiranya natural dan tidak terlalu kontras.

Related Posts