Tugas HRD yang Harus Kamu Tahu

Ingin Jadi HRD? Pahami 15+ Tugas HRD yang Harus Kamu Tahu!

Beberapa Tugas HRD Untuk Kemajuan Perusahaan – HRD merupakan singkatan dari Human Resource Development. Kehadiran HRD ini sangat penting dan berpengaruh pada perusahaan. Secara umum, HRD bertugas untuk memantau Sumber Daya Manusia yang ada dalam perusahaan. Dengan begitu, hasil pekerjaan akan maksimal jika dibuat oleh Sumber Daya Manusia pilihan. Selain itu apa saja tugas HRD dalam menjalankan Perusahaan? Perhatikan penjelasan dibawah ini

Tanggung Jawab Seorang HRD

1.Merencanakan Pemilihan Karyawan

Pertama, tugas HRD adalah merencanakan pemilihan karyawan. Sebagai HRD Anda harus mengetahui ciri karyawan seperti apa yang dibutuhkan perusahaan. Ini ditujukan untuk merealisasikan tujuan yang sudah disusun oleh perusahaan. Jika pencapaian tersebut tidaktercapai maka perusahaan akan bangkrut dan tidak bisa beroperasi lagi.

2.Merekrut Karyawan Baru

Kedua, HRD mempunyai kewenangan untuk merekrut dan memilih karyawan baru. Proses sukses dan gagalnya seseorang untuk mendapatkan pekerjaan pada perusahaan tergatung pada keputusan HRD. Biasanya, perusahaan akan meminta CV pada calon karyawan baru yang kemudian akan diseleksi oleh tim HRD. Selain itu, tim HRD akan menyeleksi tes tulis dan wawancara sebelum memutuskan masuknya karyawan baru.

3.Memberikan Pelatihan pada Seluruh Karyawan

Tugas HRD yang selanjutnya adalah memberikan pelatihan pada karyawan perusahaan. Dengan adanya pelatihan ini, skill karyawan akan semakin meningkat. Hal ini berkaitan erat dengan kemajuan perusahaan. Jika skill pada karyawan tinggi maka hasil produksi juga akan maksimal. Dengan begitu, perusahaan akan semakin maju.

Baca Juga : Pengertian Media Social Strategist Lengkap dengan Jobesknya!

4.Memantau Hubungan Antar Karyawan

HRD harus selalu memantau keharmonisan antar karyawan. Hal ini sangat perlu dilakukan untuk merekatkan kenyamanan satu sama lain. Sifat satu orang dengan yang lain memang berbeda-beda. Namun, dengan adanya pemantauan dan juga pemberian motivasi para karyawan pasti akan bersikap dewasa. Selain itu, mereka pasti juga akan semakin bersemangat untuk bekerja.

5.Memantau Pemeliharaan Karyawan

Perlu diketahui jika manusia juga ada rasa capek dan terkadang mengalami penurunan kestabilan tubuh. Anda harus memahami bagaimana bagaimana ciri-ciri orang yang sedang sakit atau kurang vit. Jangan paksakan semua karyawan Anda secara berlebihan. Hal tersebut tidak menggambarkan junjungan pada penghargaan kemanusian seseorang.

6.Memberikan Evaluasi Karyawan

Pemberian evaluasi ini bertujuan untuk menjaga kedispilinan karyawan. Tugas HRD bisa dikatakan sebagai evaluasi absen kedatanga karyawan. Mungkin Tim HRD akan memberikan kompensasi untuk jatah izin sakit. Namun, hal tersebut juga harus dipatuhi oeh semua karyawan. HRD biasanya memberikan kesepakatan untuk pemutusan hubungan kerja jika absen karyawan terlalu banyak.

7.Mengorganisasi Karyawan

Selanjutnya, HRD bertugas untuk mengorganisasi karyawan. Semua karyawan harus menerima apapun yang diperintah oleh HRD. HRD nantinya akan mengatur mengenai pendelegasian, hubungan kerja, dan pembagian pekerjaan dari karyawan perusahaan. HRD berhak untuk mengelola struktur jabatan karyawan. Maksudnya, karyawan bisa naik dan turun jabatannya hanya karena keputusan dari HRD.

8.Melakukan Pengarahan

HRD juga wajib mengarahkan bagaimana pembagian job bisa terlaksana dengan baik. Beberapa target harus dikerjakan dengan tepat waktu. Keefektifan waktu memang harus sangat ditekankan agar semua karyawan bisa disiplin dalam mengerjakan pekerjaan. HRD harus selalu mengontrol setiap pekerjaan karyawan. Berikan sedikit masukan jika memang itu dibutuhkan. Semuanya harus dilakukan dengan baik agar tidak menyakiti hati karyawan yang sedang bekerja.

9.Menyambungkan Hubungan Manager dan Karyawan

Banyak yang menganggap bahwa seorang Manager adalah orang yang paling pintar dan sempurna. Perlu Anda ketahui jika sifat seseorang itu tentu saja berbeda-beda. Semua orang kuat akan pendiriannya masing-masing. Untuk itu, sebagai HRD harus bisa memberikan kenyamanan pada karyawan untuk patuh terhadap Manager. Berikan beberapa pengertian untuk karyawan agar selalu bersemangat dalam bekerja.

10.Memberikan Kompensasi Perlindungan Karyawan

Selain mengurus kepentingan perusahaan, HRD juga harus melindungi karyawan. Perlindungan mengenai hak karyawan harus tetap ditegakkan. Gaji yang diberikan kepada karyawan harus sesuai dengan perjanjian kontrak awal. Keluhan dari beberapa karyawan kepada perusahaan harus didengarkan. Dengan begitu, semua kegiatan perusahaan akan berjalan dengan baik dan lancar.

11.Memberikan Tunjangan Pendidikan

Sebagai HRD, Anda harus bisa memahami kemampuan tiap-tiap karyawan. Jika terdapat salah satu karyawan yang berpotensi tinggi. Banyak kasus dimana karyawan tersebut sangat pintar namun terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan. Tugas HRD dalam hal ini adalah memberikan tunjangan pendidikan untuk karyawan melanjutkan studynya. Hal ini nantinya juga akan membawa dampak baik untuk kemajuan perusahaan di masa datang.

12.Mengubah Penilaian Karyawan

Dalam aktivitas kegiatan jalannya perusahaan, dibutuhkan adanya kerjasama antara pihak didalamnya. HRD berhak untuk mengubah nilai karyawan jika memang terjadi perubahan pada pola kinerja. Seorang HRD bisa merekomendasikan untuk kenaikan dan penurunan jabatan pada karyawan. Semuanya terkait dengan hasil yang diperoleh setiap karyawan dalam berproduksi. Penilaian ini bisa dilakukan secara berkala tanpa harus ada perintah khusus dari atasan.

13.Menangani Masalah Pelaporan

Istilah pelaporan ini disebut juga dengan Whistle Blowing. HRD berhak untuk melaporkan adanya kercurangan yang dapat merugikan perusahaan. Namun, perlu adanya kehati-hatian dalam masalah melaporkan seseorang. Hal ini menghindari salah lapor yang akan menyebabkan timbulnya fitnah. Ketika ada masalah yang kurang tepat, HRD akan menanyakan secara face to face dengan karyawan. Ketika masalah tersebut bisa diselesaikan maka mungkin saja laporan ini tidak akan diusulkan. Namun sebaliknya, jika karyawan tersebut memang benar salah dan merugikan maka laporan ini dengan terang-terangan akan dibuat.

14.Memberikan Surat Rekomendasi Karyawan

Dalam sebuah hubungan pekerjaan, perusahaan dan pihak didalamnya harus menguntungkan satu sama lain. Hal ini berkaitan dengan pemberian surat rekomendasi untuk siswa. Banyak orang yang beranggapan bahwa pemberian surat rekomendasi hanya untuk karyawan yang mengundurkan diri. Setelah itu, surat rekomendasi tersebut digunakan untuk melamar kerja pada perusahaan lain. Namun, kenyataanya surat rekomendasi ini juga bisa digunakan untuk mendaftar keanggotaan organisasi dan lain sebagainya.

15.Memberikan Solusi Mengenai Masalah Pribadi

Tugas HRD tidak hanya selalu berhubungan dengan produksi perusahaan. Beberapa karyawan mungkin mendapatkan masalah dalam kehidupannya. Dalam hal ini bukan dapat dikatakan sebagai ikut campur dengan urusan orang lain. Namun, Anda bisa melihat ciri-ciri mereka dari semangat dan kinerja yang turun. HRD harus peka terhadap karyawan yang ada dalam perusahaan. Tanyakan mengenai permasalahannya dan cobalah untuk mencarikan jalan keluar atau solusi.

16.Memberikan Pengetahuan Hukum

Banyak ditemukan jika beberapa karyawan tidak memahami hukum secara baik. HRD harus memberikan pemahaman akan hal tersebut. Pengajaran hukum mungkin tidak dijelaskan secara keseluruhan. Namun, beberapa hukum yang ada pada kewajiban dan larangan perusahaan harus dijelaskan. Hal ini ditujukan agar tidak adanya kesalahpahaman antara karyawan dan peraturan yang sudah dibuat. Berikan penjelasan juga mengenai hukuman atau denda yang akan dikenakan jika larangan tersebut dilakukan oleh karyawan.

Kesimpulan Tugas HRD

Demikianlah penjelasan mengenai Beberapa Tugas HRD Untuk Kemajuan Perusahaan. Tugas-tugas diatas merupakan kewajiban seorang HRD. Semuanya harus dikontrol dengan baik demi kemajuam perusahaan. Beberapa kepekaan perlu menjadi point untuk memperlakukan karyawan. Dengan saling menghargai satu sama lain pekerjaan akan merasa aman dan terkendali.

Leave a Reply