HATI-HATI! Daftar Pinjol yang Datang ke Rumah Untuk Menagih Hutang

By | March 1, 2021
Daftar Pinjol yang Datang ke Rumah Untuk Menagih Hutang

Pinjol atau pinjaman online memang sedang marak saat ini. Banyak pinjol yang menawarkan kemudahan untuk kredit atau berhutang kepada nasabahnya dengan iming-iming bunga tertentu. jika telat membayar, siap-siap akan ada pinjol yang datang ke rumah.

Jika seorang peminjam mengalami macet dalam pembayaran, pihak debt collector atau tim penagih tidak akan segan-segan untuk mendatangi rumah nasabah secara langsung dan melakukan penagihan. Berawal dari telepon yang tak kunjung diangkat, rumah pun akan mereka sambangi.

Semakin lama pembayaran ditunda, maka akan semakin tinggi denda dan bunga yang diberlakukan. Mereka juga akan semakin intens dan keras dalam menagih jika nasabah terus berusaha menghindar karena belum mampu membayar pinjaman.

Kemungkinan Pinjaman Online Datang ke Rumah

Bukan hal mustahil bagi tim penagih pinjaman online untuk mendatangi rumah nasabahnya agar mereka segera membayar tagihan. Satu-satunya tujuan debt collector tersebut datang ke rumah nasabah tidak lain adalah untuk menagih.

Dalam melakukan penagihan, mereka harus mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku dan harus dipatuhi oleh tim penagih. Namun, saat di lapangan situasinya seringkali berbeda sehingga terkadang mereka akan terkesan memaksa dalam menagih nasabahnya.

Langkah pinjol mendatangi langsung rumah nasabah biasanya adalah langkah yang harus diambil selanjutnya setelah telepon tak kunjung dijawab. Mereka harus segera menagih nasabah yang meminjam dalam jumlah besar dan sudah menunggak dalam waktu yang lama.

Pinjaman Online Harus Dibayar

Pernah berdar saran dan solusi dari masalah pinjol yang akhirnya berakhir dengan kalimat, “tidak usah dibayar sekalian.” Salah satu pengawas OJK pun pernah berujar bahwa nasabah tidak perlu membayar pinjaman yang dilakukan di pinjol ilegal. Namun, hal tersebut bukan cara yang benar.

Baik pinjol legal maupun ilegal, nasabah harus tetap membayarnya karena uang yang dipinjam merupakan hutang yang menjadi tanggung jawabnya. Jika tidak dibayar, hal tersebut akan merugikan pihak peminjam dan nasabah pun bisa dikatakan telah berbuat zalim.

Baik pihak peminjam maupun pemberi pinjaman, keduanya secara sadar telah melakukan akad yang disetujui bersama sebelum transaksi pinjam-meminjam uang terjadi. Meskipun di tengah jalan terjadi sengketa, hutang pinjaman tersebut tetap tidak bisa dibatalkan dan harus dibayar.

Cara Menyelesaikan Masalah dengan Pinjol

Jika nasabah ingin masalahnya dengan pinjol segera selesai, satu-satunya cara adalah dengan menyelesaikan dan membayar uang yang telah dipinjam kepada pinjol. Namun, jika nasabah masih juga sulit untuk ditagih, pihak pemberi pinjaman juga tidak boleh melakukan tindakan teror.

Tindakan teror atau perbuatan tidak menyenangkan tidak hanya merugikan pihak yang berhutang. Pihak yang memberi pinjaman pun juga akan mendapatkan konsekuensi atas perbuatannya tersebut. Perlu disadari bahwa konsekuensi nasabah adalah membayar hutang tersebut.

Tidak peduli pihak pemberi pinjaman adalah legal atau ilegal, nasabah tetap harus melunasi hutangnya sesuai akad pinjaman yang disepakati. Masalah perizinan adalah tanggung jawab pinjol dengan pemerintah. Sedangkan urusan nasabah adalah membayar hutang kepada pinjol.

Tenggang Waktu Debt Collector Menagih Nasabah

Jika hanya terlambat membayar satu atau dua hari saja mungkin pihak debt collector masih akan memberi toleransi. Namun, jika pihak peminjam masih belum juga membayar pinjamannya hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, tim penagih akan segera bertindak.

Debt collector hanya akan menjalankan tugas pekerjaannya jika memang pihak peminjam tak kunjung membayar tagihannya alias kredit macet. Mereka akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk mendapatkan pembayaran atas pinjaman yang dilakukan oleh pihak nasabah.

Konflik antara debt collector pinjol dengan nasabah memang sering terjadi. Apalagi jika pihak nasabah belum juga memiliki uang untuk membayar tagihan. Keduanya sama-sama berada dalam kondisi sulit yang harus diselesaikan bersama dengan jalan yang sama-sama menguntungkan.

Pinjol yang Datang ke Rumah

Tidak semua pinjol datang ke rumah karena untuk nasabah yang kreditnya lancar mereka tidak akan menagih hingga mendatangi rumahnya. Pinjol yang datang ke rumah adalah mereka yang menagih ke nasabah yang kreditnya macet dan telat dalam membayar hutang.

Kredivo

kredivo

Kredivo merupakan salah satu pinjaman online yang sudah cukup populer dan iklannya ada di mana-mana. Baik di billboard, media sosial, maupun youtube. Dari semua pinjol yang ada, Kredivo merupakan salah satu pemberi pinjaman online dengan bunga pinjaman yang paling rendah.

Pinjaman dengan bunga yang cukup rendah yakni hanya 2,6% per bulan tersebut diharapkan tidak terlalu membebankan pihak peminjam. Biasanya mereka akan melakukan penagihan kepada para nasabahnya dengan menghubunginya melalui SMS, telepon, dan email.

Akulaku

Akulaku

Bunga pinjaman yang dibebankan ke pihak peminjam Akulaku memang cukup tinggi yakni lebih dari 4% namun kurang dari 5%. Nominal bunga yang ditetapkan oleh Akulaku ini masih wajar dan diizinkan oleh asosiasi fintek lending. Maksimal bunga yang diperbolehkan adlaah 24% per bulan.

Sama seperti pinjol pada umumnya, untuk sistem penagihan biasanya Akulaku akan menghubungi klien melalui telepon dan push notification. Jika ada nasabah yang tak kunjung membayar dan kreditnya macet, mereka bisa saja mendatangi langsung rumah si peminjam.

Rupiah Cepat

Rupiah Cepat

Pinjaman online yang satu ini memberikan beban bunga yang cukup tinggi kepada nasabah yang meminjam uang yakni hingga 22% per bulan. Nilai bunga ini memang masih di bawah nilai maksimum yang ditetapkan asosiasi fintek lending. Namun, tetap saja cukup memberatkan nasabah.

Tak heran jika banyak peminjam yang terlilit hutang pinjol dan sulit untuk membayar hutangnya lantaran besaran bunganya cukup tinggi. Pihak debt collector Rupiah Cepat biasanya akan menagih para nasabah yang meminajm uang melalui telepon.

UangMe

UangMe

Peminjam yang sering mengalami kolaps dan kredit macet biasanya karena tidak sanggup membayar beban bunga yang cukup tinggi. UangMe termasuk salah satu pinjaman online yang memberikan bunga cukup besar yakni hingga mencapai 9,6% per bulan.

Sistem penagihan yang dilakukan oleh pihak debt collector UangMe adalah dengan menggunakan telepon. Namun, banyak yang menyebutkan bahwa penagihan yang dilakukan oleh mereka biasanya dikenal tidak sabaran dan cukup galak.

Pinjol yang datang ke rumah memang akan membuat pihak peminjam merasa was-was dan takut. Apalagi jika belum memiliki dana untuk membayar hutang. Agar terhindar dari debt collector, satu-satunya cara adalah dengan tidak berhutang dan kalaupun berhutang jangan sampai macet.