Poin Penting saat Memulai Usaha Bengkel Sepeda Sendiri

Poin Penting saat Memulai Usaha Bengkel Sepeda Sendiri

Memiliki keahlian tertentu pasti sangat menguntungkan karenadapat dijadikan sebagai modal utama untuk membuka sebuah bisnis. Tak terkecuali dengan usaha bengkel sepeda, yang mana selain tempat juga membutuhkan skill khusus di bidang reparasi.

Persiapan Mental saat Menjalankan Bengkel Sepeda

Membuka bengkel sepeda bisa berkembang pesat karena diprediksi banyak orang yang membutuhkannya, terutama untuk perawatan ban seperti isi angin atau tambal. Namun sebelumnya, perhatikan 2 poin penting di bawah ini:

Miliki Niat dan Tekat yang Kuat

Sebelum memulai sebuah usaha pastikan memiliki niat yang kuat agar tidak mudah terbawa arus tren. Hal tersebut dikarenakan bisnis bengkel sepeda ini bukanlah usaha terkenal dengan banyak peminatnya.

Temukan alasan kuat mengapa Anda ingin sekali membuka usaha bengkel sepeda. Bisa dari dikarenakan memiliki hobi bersepeda, melihat peluang bahwa masih sedikit jumlah dari bisnis jenis ini, dan lain sebagainya untuk terus memotivasi diri sendiri saat menjalankannya.

Meminta Restu Orang Tua

Meminta restu orang tua terkadang menjadi salah satu hal yang dilupakan oleh orang yang ingin memulai usaha. Hal ini padahal bisa menjadikan seseorang lebih bersemangat, karena mendapatkan dukungan penuh dari keluarga terutama ayah dan ibu.

Jika ternyata belum direstui, cobalah untuk menjelaskan dan membuktikan bahwa usaha yang hendak digeluti bukanlah hal salah. Dikarenakan terkadang orang tua belum memahami peluang bisnis seperti ini sehingga memerlukan bukti nyatanya.

Syarat Memulai Usaha Bengkel Sepeda

Bagi para laki-laki memiliki sebuah bengkel sendiri tentu bisa menjadi sebuah kebanggan meski hanya menerima reparasi untuk kendaraan berjenis sepeda. Namun, jika jeli usaha ini dapat berkembang besar. Nah, berikut beberapa langkah mudah memulai bisnis di bidang tersebut:

Memiliki Rancangan Usaha

Ketertarikan untuk membuka usaha di bidang ini juga harus dibarengi dengan rancangan atu rencana yang hendak diwujudkan seperti misal menentukan lokasi, mengetahui besaran modal saat memulai, target pasar, marketing, pegawai, target penghasilan, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Rahasia Sukses Orang Cina!

Hal ini harus dituliskan dengan detail untuk menghindari terjadinya perubahan secara mendadak yang bisa mengakibatkan usaha bengkel malah terus menerus menghasilkan pengeluaran bukan penghasilan.

Miliki Kemampuan di Bidangnya

Jika Anda melihat bisnis bengkel sepeda ini dapat mendatangkan keuntungan, namun tidak memiliki kemampuan mereparasi maka mulailah belajar untuk melakukannya. Hal ini selain dapat menghemat biaya karyawan di awal, juga bisa sebagai tambahan skill.

Sebaliknya jika memiliki modal cukup besar, maka bisa menggunakan karyawan yang bisa mereparasi (Anda mengurus hal lainnya seperti bagian keuangan). Oleh karena itu, dengan memiliki suatu kemampuan dapat membantu untuk mengembangkan usaha lebih terarah.

Tentukan Lokasi Usaha

Lokasi sebuah usaha tentu menjadi poin penting terlebih jika Anda bergelut di bidang jasa seperti ini. Pastikan memilih tempat strategis seperti di pinggir jalan besar atau raya dimana orang dapat dengan mudah melihat dan menemukannya.

Jika tidak memiliki lokasi yang strategis, Anda dapat mencoba menarik minat masyarakat melalui promosi misalnya memberikan pelayanan ekstra dengan tarif flat, menyediakan fasilitas lebih seperti snack atau wifi gratis saat sedang menunggu dan lain-lain.

Tentukan Modal

Modal di sini dapat berupa uang, lokasi, perlengkapan, serta karyawan atau teknisinya. Alat-alat yang digunakan seperti kunci, tang, obeng, palu, pompa angin, pelumas, dan lain sebagainya. Setidaknya persiapkan dana segar kurang lebih Rp. 16.000.000 untuk membeli keperluan lain.

Sedangkan uang tentu akan tetap digunakan untuk membeli keperluan lain seperti kursi, lampu, membayar sewa lokasi jika menyewa, dan lain-lain. Kemudian, karyawan bisa pula dimulai dengan memberdayakan diri sendiri maupun mengajak orang yang lebih berpengalaman.

Estimasi Modal yang Dibutuhkan saat Menjalankan Bisnis Bengkel Sepeda

Modal di sini dapat berupa uang, lokasi, perlengkapan, serta karyawan atau teknisinya. Alat-alat yang digunakan seperti kunci, tang, obeng, palu, pompa angin, pelumas, dan lain sebagainya. Pilihlah dengan kualitas terbaik agar tidak mudah rusak sehingga lebih awet.

Sedangkan uang tentu akan tetap digunakan untuk membeli keperluan lain seperti kursi, lampu, membayar sewa lokasi jika menyewa, dan lain-lain. Kemudian, karyawan bisa pula dimulai dengan memberdayakan diri sendiri maupun mengajak orang yang lebih berpengalaman.

Berikut estimasi pengeluaran modal usaha bengkel sepeda:

  • Peralatan Bengkel Lengkap (kunci, tang, obeng, palu, dll): Rp.3.500.000,-
  • Perlengkapan tambahan (oli/pelumas): Rp. 92.000,-
  • Sewa tempat/tahun (opsional): Rp. 10.000.000,-
  • Kursi besi panjang: Rp.1.500.000,-
  • Kursi + meja kasir (opsional): Rp. 450.000,-
  • Camilan + minuman gelas: Rp. 100.000,-
  • Pemasangan wifi: Rp. 360.000,-
  • Listrik /bulan: Rp. 150.000,-
  • Banner Nama Bengkel: Rp. 50.000,-

Total Pengeluaran Modal: Rp. 16.202.000,-

Keuntungan yang diperoleh tentu bervariasi setiap bulannya. Selain itu, modal pun juga dapat ditekan seminim mungkin jika belum memiliki biaya sebanyak estimasi di atas seperti mengurangi pengeluaran pada meja kursi, wifi, dan membeli perlengkapan harga murah.

Kiat Sukses Dalam Usaha Bengkel Sepeda

Memulai usaha di bidang reparasi sepeda memang bukanlah hal yang banyak diminati, karena dianggap keuntungannya tidak terlalu besar dibandingkan motor atau mobil. Namun, dikarenakan tingginya animo masyarakat untuk bersepeda menjadikan bisnis ini bangkit. Apa saja kiat suksesnya?

Memulai Perlahan

Jika dari awal mendirikan usaha bengkel sepeda belum memiliki biaya yang besar dan hanya cukup untuk membeli beberapa peralatan saja juga tidak masalah. Bisnis ini bisa dimulai dari rumah yaitu di bagian depan atau garasi.

Sedangkan untuk perlengkapannya pastikan memiliki alat dasar. Kumpulkanlah hasil keuntungan secara perlahan agar bisa membeli perlengkapan lainnya, seperti mesin pompa angin atau kompresor elektrik yang harganya memang tidak murah.

Lakukan Promosi

Apapun usaha yang kamu geluti, wajib untuk melakukan promosi jika ingin dikenal dan diketahui oleh masyarakat. Bisa dilakukan dengan cara menyebar brosur atau menempelkannya di tempat tertentu.

Bisa juga dengan berpromosi melalui sosial media karena jangkauannya pun juga lebih luas serta mudah untuk diketahui oleh siapa saja. Sebagai tambahan, materi promosi juga harus menarik misalnya dengan memberikan tawaran gratis pelayanan dan lain sebagainya.

Bergabung dengan Komunitas

Jika Anda suka berkumpul dengan teman-teman atau orang banyak, maka salah satu cara untuk mengembangkan usaha ini ialah dengan bergabung pada komunitas. Terutama yang berhubungan dengan sepeda atau kegiatan reparasi.

Hal ini bisa dijadikan sebagai ajang promosi ketika ada teman Anda membutuhkan jasa reparasi, maka bisa langsung menawarkan usaha milik sendiri. Biasanya seseorang akan lebih mempercayai hasil kerja orang yang sudah dikenal karena dapat dimodifikasi sesuai keinginan.

Beberapa Faktor Eksternal yang Harus Diperhatikan

Bisnis di bidang bengkel sepeda bisa menjadi salah satu usaha yang dapat berkembang pesat apabila dijalankan dengan benar dan telaten. Namun perhatikan beberapa hal di bawah ini:

Atur Keuangan

Keuangan menjadi sumber utama keberhasilan bahkan kegagalan sebuah usaha. Maka dari itu sejak awal hendak pendirian harus melakukan pengaturan dengan membuat catatan, baik pengeluaran maupun pemasukan hasil bisnis.

Anda bisa menggunakan jasa akuntan jika tidak mau repot membuat laporan keuangan jika usah sudah berkembang besar. Namun, sebagai langkah awal ada baiknya melakukannya secara mandiri meskipun hanya pencatatan model sederhana.

Disiplin Terhadap Peraturan

Berlakukan aturan tertentu misal jam buka tutup bengkel dan terapkan secara disiplin. Hal-hal tersebut dapat menjadikan Anda bekerja lebih baik, karena tidak terganggu dengan berbagai godaan seperti sering keluar tidak penting di waktu operasional.

Selain jam kerja, bisa pula menerapkan peraturan lain seperti tidak boleh tidur di area bengkel dan lain sebagainya. Dengan disiplin pada hal-hal tersebut menunjukkan sikap dan sifat profesional yang dapat membawa pada kesuksesan.

Layanan Maksimal untuk Pelanggan

Jangan lupa untuk memikirkan kenyamanan pelanggan, maka dari itu sediakan tempat duduk untuk menunggu ketika sepeda sedang direparasi. Bisa pula menambahkan fasilitas lain seperti camilan, minuman gelas, bahkan wifi sekalipun supaya merasa nyaman.

Tak hanya itu, berikan sapaan dan berbicara dengan sopan dengan pelanggan agar merasa dihargai. Pelayanan terbaik akan menjadikan seseorang mau untuk kembali menggunakan jasa tersebut. Namun harus dibarengi juga dengan hasil kerja yang memuaskan.

Tidak ada salahnya mulai menggeluti usaha bengkel sepeda yang nantinya bisa dikembangkan menjadi toko keperluan pendukung kegiatan bersepeda. Hal ini tentu memakan waktu lama, namun bisa menjadi salah satu usaha dengan keuntungan besar.

Leave a Reply