+CONTOH! Ini Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan yang Benar

+CONTOH! Ini Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan yang Benar

Selain surat lamaran, daftar riwayat hidup atau CV merupakan hal yang tak boleh terlewatkan kala ingin melamar sebuah pekerjaan. Surat lamaran dan daftar riwayat hidup memang satu paket dan tidak boleh ada yang tertinggal. Setelah mengetahui cara menulis surat lamaran tulis tangan yang tepat kita akan membahas pula cara menulis daftar riwayat hidup tulis tangan. jika anda ingin tahu contoh surat lamaran kerja tulis tangan silahkan baca artikel tersebut.

Apakah membuat daftar riwayat hidup itu sulit? Terlebih lagi jika harus menulisnya secara manual, bukankah kesulitannya akan bertambah dua kali lipat? Tenang, kita akan mengulasnya agar jelas dan gamblang. Yuk cari tahu lebih dulu apa itu daftar riwayat hidup, apakah memang penting atau tidak.

Apa Itu Daftar Riwayat Hidup?

Daftar riwayat hidup atau yang sering dikenal dengan CV merupakan dokumen pelengkap surat lamaran. Isi daftar riwayat hidup ini meliputi beberapa informasi mengenai si calon pelamar pekerjaan. Umumnnya daftar riwayat hidup ini berisi:

  • Informasi pendidikan.
  • Biodata diri.
  • Keahlian
  • Keterampilan
  • Riwayat pekerjaan atau pengalaman dan masih banyak lagi.

Apakah Daftar Riwayat Hidup atau CV ini Penting?

Tentu saja. Hal itu dikarenakan sebuah perusahaan memang biasanya akan melihat daftar riwayat hidup lebih dulu. Maka dari itu bisa dikatakan jika CV dapat mempengaruhi sebuah perusahaan untuk menerima atau menolak calon pelamar. Melalui daftar riwayat hidup ini pula pihak perusahaan akan melihat apakah calon pelamar sudah memenuhi kriteria atau kualifikasi atau belum.

Tips Membuat Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan

Membuat Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan
Membuat Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan

Apakah menulis daftar riwayat hidup tulis tangan itu susah? Tentu saja tidak. Ada beberapa tips yang dapat kamu terapkan agar hasilnya maksimal. Apa saja? Berikut di antaranya ialah:

Gunakan Kertas Folio Bergaris/Double Folio

Tips pertama ialah pemilihan keetas. Sebenarnya, jika ingin menggunakan kertas polos ukuran A4 atau legal juga tak masalah. Akan tetapi, tentu saja dari segi penulisan lumayan sulit. Agar lebih mudah, kamu dapat menggunakan kertas double folio atau kertas bergaris. Tujuannya ialah agar dalam penulisan lebih rapi dan lebih mudah.

Selalu Sastikan Kertas Dalam Kondisi Baik

Ketika ingin membuat daftar riwayat hidup, pastikan jika kertas yang kamu gunakan selalu dalam keadaan baik. Dalam artian, dalam kondisi rapi, tidak kotor juga tidak terlipat. Ingatlah jika kertas terlihat kotor atau lecek tentu saja pihak perusahaan akan mengira kamu tidak serius dalam melamar. Atau mungkin mereka akan berpikir jika kamu belum layak bergabung bersama mereka.

Tulis Daftar Riwayat Hidup Sendiri

Ingatlah untuk menulis CV tersebut sendiri tanpa bantuan orang lain. Pastikan kamu menulisnya dengan tangan sendiri. Tidak menggunakan joki tulis hanya untuk memperlihatkan daftar riwayat hidup tersebut memiliki tulisan yang rapi. Tulis kertas tersebut dengan tulisan tangan kamu. Jangan lupa untuk menulis serapi mungkin. Rapi seperti apa? Misalnya rapi tak ada coretan.

Pilih Salah Satu Warna Tinta Hitam atau Biru

Dalam membuat daftar riwayat hidup tulis tangan yang baik, kamu bisa menggunakan pulpen. Ingat, jangan gunakan pensil atau spidol ya. Gunakan tinta dengan warna hitam atau biru. Jangan gunakan keduanya secara berganti-gantian. Gunakan salah satu warna saja. Jika memang memilih warna biru maka gunakan warna biru secara konsisten. Jika menggunakan tinta warna hitam maka gunakan pula hingga selesai.

Maka dari itu, kamu perlu menyiapkan puplen dengan isi full. Tuannya agar ketika menulis kamu tak memiliki alasan untuk mengganti warna tintanya. Persiapkan dengan baik pulpen kamu. Pastikan pula jika pulpen tersebut tidak macet. Bagaimana, sudah membeli berapa banyak pulpen? Sudah tes lebih dulu untuk memastikan puplen tidak macet?

Buat Isi Daftar Riwayat Hidup Secara Urut

Isi dari dari daftar riwayat hidup ada beberapa. Nah, kamu harus menulisnya secara berurutan ya. Apa saja isinya? Berikut di antaranya ialah:

  • Kolom nama ini bisa kamu isi dengan nama lengkap kamu.
  • Tanggal lahir. Isi tanggal lahir sesuai data resmi yang kamu miliki.
  • Tuliskan alamat lengkap kamu dengan jelas.
  • Riwayat pendidikan. Pada kolom ini kamu bisa menuliskan daftar riwayat pendidikan dengan jelas. Mulai dari jenjang SD, SMP, SMA juga perguruan tinggi.
  • Pengalaman kerja. Cantumkan pengalaman kerja kamu secara lengkap dan jelas.
  • Tanda tangan dan nama lengkap. Bubuhkan tanda tangan asli dan nama lengkap kamu pada akhir isi daftar riwayat hidup.

Informasi nama, tanggal lahir, alamat dan riwayat pendidikan juga perlu kamu tulis dengan jujur dan apa adanya. Jangan mengada-ada untuk terlihat luar biasa ya. Selain pendidikan resmi dan formal, kamu juga bisa menambahkan pendidikan non-formal yang pernah kamu jalani.

Perlu diingat pula jika pengalaman kerja juga bisa kamu cantumkan. Cantumkan pengalaman kerja yang sekiranya membuka peluang kamu untuk diterima.  Umumnya semakin memiliki pengalaman memang semakin dicari.

Poin Penting dalam Pembuatan Daftar Riwayat Hidup

Daftar riwayat hidup tulis tangan yang benar juga memiliki beberapa poin khusus yang biasanya menjadi perhatian. Melalui poin-poin tersebut sebuah perusahaan akan memutuskan ingin mengambil calon pelamar sebagai karyawannya atau tidan. Apa saja poin-poin penting tersebut? Berikut di antaranya ialah:

Identitas Diri

Poin penting pertama dalam daftar riwayat hidup ialah identitas diri. Ya, identitas menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik. Kamu harus menulisnya secara jujur dan tepat. Dalam poin identitas berisi mengenal hal-hal yang sifatnya cukup pribadi. Misalnya saja mengenai nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat hingga jenis kelamin.

Riwayat Pendidikan

Poin penting kedua ialah mengenai riwayat pendidikan. Ya, kamu perlu mencantumkan riwayat pendidikan yang sudah pernah kamu tempuh. Mulai dari pendidikan awal seperti sekolah dasar hingga pendidikan terakhir. Kamu dapat mencantumkan pendidikan formal dan pendidikan non-formal juga jika ada.

Pengalaman Kerja juga Pengalaman Organisasi

Jika kamu memang sebelumnya sudah bekerja maka kamu dapat mencantumkannya sebagai riwayat pengalaman bekerja. Biasanya perusahaan memang lebih menyukai mereka yang telah memiliki pengalaman kerja. Jika kamu juga memiliki pengalaman organisasi, kamu juga bisa mencantumkannya. Pengalaman organisasi apa yang kamh miliki dapat menjadi pertimbangan khusus.

Keahlian Khusus

Cara buat daftar riwayat hidup tulisan tangan selanjutnya ialah mencantumkan keahlian khusus yang kamu miliki. Tujuan mencantumkan keahlian khusus ini ialah guna menyakinkan HRD. Perlu diingat, keahlian khusus yang kamu cantumkan ini harus berkaitan dengan posisi yang kamu dincar.

Sebenarnya, cara membuat daftar riwayat hidup tidak sulit jika kita telah memahami konsepnya. Kamu hanya perlu tahu apa-apa yang harus dicantumkan dan apa-apa yang tidak perlu dicantumkan. Bagaimana, sudah mengerti bukan? Coba saja langsung terapkan.

Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan

Cv ez

cv

 

7. Sumber Pinterest contoh daftar riwayat hidup

Demikianlah ulasan mengenai tips membuat daftar riwayat hidup tulis tangan yang tepat. Sudah tahu bukan poin-poin penting yang perlu menjadi perhatian khusus bagi kamu? Semoga melalui pembahasan ini urusan kamu dapat menjadi lebih mudah lagi ya.