Berapa Bulan Sekali Dana KIP Cair? Ini Jawabannya

Berapa Bulan Sekali Dana KIP Cair? Ini Jawabannya

Berapa bulan sekali dana KIP cair? Pertanyaan itu sering kali ditanyakan oleh orang tua yang anaknya mendapatkan KIP (Kartu Indonesia Pintar) sebagai bantuan program pendidikan dari pemerintah. Oleh karenanya, kami melalui artikel ini akan membantu memberikan jawabannya.

Seperti diketahui, dalam suatu Undang-Undang telah diatur bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Namun, sebagian masyarakat kita ada yang kurang beruntung dalam hal ekonomi sehingga membuat pendidikan anaknya terkendala.

Menyikapi hal itu, pemerintah tidak tinggal diam. Pemerintah mengeluarkan Program Indonesia Pintar atau PIP sebagai solusi untuk memberikan pendidikan yang layak untuk warga di negeri ini. PIP ini diberikan kepada siswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar atau KIP.

Nah, sebelum mengetahui berapa bulan sekali dana KIP cair, kami ingin mengenalkan lebih jauh terkait program pendidikan tersebut. Mari simak dengan saksama!

Apa itu KIP?

Kartu Indonesia Pintar atau KIP adalah kartu yang diberikan kepada siswa di Indonesia yang berasal dari keluarga kurang mampu. Lebih spesifiknya, KIP diberikan kepada anak usia sekolah, yakni 6 hingga 21 tahun.

Nah, salah satu syarat penerima KIP adalah korban bencana alam, penyandang disabilitas, yatim piatu, penerima PKH (Program Keluarga Harapan) dan penerima KKS (Kartu Keluarga Sejahtera). Program bantuan pendidikan ini merupakan bentuk kerja sama dari tiga kementerian yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementrian Agama (Kemenag).

Kartu Indonesia Pintar dirancang dengan tujuan untuk memberikan kepastian dan jaminan kepada si pemegang yakni anak-anak usia sekolah agar terdaftar sebagai penerima bantuan pendidikan PIP (Program Indonesia Pintar). Jadi, siswa yang berhak menerima bantuan PIP harus memegang KIP.

Adapun sejumlah kelompok masyarakat yang menjadi sasaran penerima PIP di antaranya: peserta didik aktif yang telah mendapat KIP, peserta didik dari keluarga miskin dan rentan miskin dengan pertimbangan khusus, peserta didik SMK yang sedang menempuh studi keahlian kelompok bidang pertanian, perikanan, kehutanan, peternakan, pelayaran  hingga kemaritiman.

Dana yang diperoleh oleh pesrta didik yang disalurkan melalui KIP ini dapat dimanfaatkan untuk membantu biaya pribadi peserta didik, seperti uang saku, membeli perlengkapan sekolah, biaya transportasi, biaya uji kompetensi hingga biaya praktik tambahan. Lantas, berapa bulan sekali dana KIP cair?

Cara Membuat KIP

Tunggu dulu! Sebelum mengetahui berapa bulan sekali dana KIP cair, kami ingin membagikan cara membuat KIP. Nah, bagi Anda yang belum memiliki KIP, Anda bisa mengikuti panduan di bawah ini untuk mendapatkan bantuan pendidikan.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan seperti Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), rapor hasil belajar siswa dan surat pemberitahuan penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari Kepala Sekolah/Madrasah.

Setelah menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan di atas, siswa bisa mendaftarkan diri dengan membawa Kartu Kerluarga Sejahtera orang tuanya ke lembaga pendidikan terdekat. Jika tidak memiliki KKS, bisa menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kelurahan/desa. Selanjutnya, sekolah/madrasah akan mengirim data peserta didik calon penerima KIP ke Dinas Pendidikan setempat..

Langkah berikutnya, Dinas Pendidikan setempat mengirimkan data pengajuan calon penerima KIP kepada Kemendikbud/Kemenag. Nah, berikutnya sekolah akan mendaftarkan calon peserta KIP ke aplikasi Dapodik. Pada proses akhir, Kemendikbud/Kemenag akan mengirimkan KIP kepada calon penerima yang lolos seleksi. Dengan begitu, pemegang KIP berhak memperoleh bantuan pendidikan berupa PIP.

Kewajiban Peserta Didik Penerima KIP

Setelah mengetahui cara pembuatan KIP, Anda juga harus memahami kewajiban yang harus dilaksanakan oleh peserta didik penerima dana KIP. Inilah beberapa kewajiban peserta didik pemegang Kartu Indonesia Pintar sebagaimana yang dijelaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud):

  • Peserta didik wajib menyimpan dan menjaga KIP dengan baik.
  • Mengingat PIP merupakan bantuan pendidikan, maka dana manfaatnya harus digunakan untuk keperluan yang relevan.
  • Penerima KIP menjadi peserta didik aktif, tidak putus sekolah dan terus belajar dengan rajin, disiplin dan tekun.

Berapa Bulan Sekali Dana KIP Cair?

Berapa Bulan Sekali Dana KIP Cair Ini Jawabannya

Bagi pemegang KIP atau orang tua dari siswa yang menerima KIP, mengetahui berapa bulan sekali dana KIP cair merupakan hal yang penting. Pasalnya, informasi terkait dana KIP akan sangat membantu penerima untuk membuat rencana anggaran kebutuhan pendidikan sesuai dana yang diperoleh.

Untuk diketahui, besaran dana yang diberikan kepada peserta didik di setiap jenjang pendidikan tidaklah sama. Peserta didik pada jenjang SD/MI sederajat memperoleh dana pendidikan Rp 450.000 per tahun. Peserta didik SMP/MTs sederajat memperoleh dana pendidikan sebesar Rp 750.000 per tahun. Adapun peserta didik jenjang SMA/SMK/MA sederajat memperoleh dana pendidikan sebesar Rp 1.000.000 per tahun.

Dana tersebut bisa dimanfaatkan oleh peserta didik untuk kebutuhan pendidikan pribadi. Harapannya dengan adanya dana ini bisa membantu peserta didik untuk mendapatkan pendidikan yang layak sehingga tidak berujung pada keinginan putus sekolah.

Lantas, berapa bulan sekali dana KIP cair? Jawabannya adalah dana KIP cair setahun sekali. Namun, kebijakan ini bisa berubah dengan menyesuaikan kondisi terkini.

Nah, pihak pemerintah biasanya akan mengumumkan kapan pencairan KIP jika sudah mendekati jadwal yang telah ditentukan itu. Jadi, Anda sebagai penerima KIP atau orang tua dari siswa yang menerima KIP tidak perlu khawatir dana bantuan pendidikan dari pemerintah itu tidak akan cair. Sebab, pemerintah memastikan setiap penerima KIP akan memperoleh bantuan pendidikan.

Tips Menggunakan Dana KIP

Sebagai tips, sebaiknya Anda membuat rencana anggaran dan prioritas penggunaan dana pendidikan anak sebaik mungkin. Hal ini penting dilakukan karena secara langsung berpengaruh pada kegiatan belajar anak. Anda bisa menjadikan dana bantuan pendidikan KIP sebagai ‘modal’ untuk merencanakan anggaran pendidikan anak.

Dana bantuan KIP bisa Anda gunakan untuk membeli alat tulis, buku sekolah, seragam sekolah. Berikutnya, Anda juga bisa menggunakannya sebagai tambahan biaya transportasi dari rumah ke sekolah dan sebaliknya, tambahan uang saku dan tambahan biaya kursus.

Lebih lanjut, dana KIP yang diberimakan pemerintah ini juga bisa digunakan untuk melunasi biaya praktik, biaya magang untuk jenjang SMK dan kebutuhan pendidikan lainnya. Ingat! Dana KIP harus digunakan untuk kebutuhan pendidikan, bukan lainnya.

Pada intinya, dana pendidikan anak harus dikelola dengan baik. Bahkan, Anda sebagai orang tua sebaiknya menyisihkan sebagian pendapatan khusus untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, di samping berasal dari dana KIP. Sehingga, aktivitas belajar anak tidak terganggu dengan persoalan ekonomi. Mengingat, persoalan ekonomi bisa menghambat aktivitas pendidikan anak, seperti putus sekolah.

Itulah pembahasan terkait berapa bulan sekali dana KIP cair. Sekarang Anda sudah tahu bahwa dana KIP cair setahun sekali. Namun, kebijakan itu bisa berubah dengan menyesuaikan kondisi terkini. Yuk gunakan dana bantuan KIP secara bijak!