Benarkah Kredit Pintar Penipu? Cek Faktanya di Sini

Benarkah Kredit Pintar penipu? Pertanyaan terkait legalitas Kredit Pintar sebagai aplikasi pinjaman online memang acap kali ditanyakan oleh masyarakat. Terutama yang ingin mengajukan pinjaman.

Ketahuilah, Kredit Pintar hingga saat ini telah di-download oleh puluhan juta orang. Boleh dikatakan Kredit Pintar adalah aplikasi pinjaman online terpopuler di Indonesia. Meski begitu ada saja orang yang masih ragu dengan legalitas Kredit Pintar karena kurangnya informasi terkait perusahaan pinjaman online itu.

Memang, adanya kasus penipuan pinjaman online membuat tidak sedikit orang yang merasa takut dan lebih waspada. Hal itu memang bagus, tapi tidak berarti Anda harus berpikiran negatif pada setiap perusahaan pinjaman online.

Kredit Pintar pun acap kali dijadikan ‘perantara’ oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam melancarkan aksi penipuan. (Mungkin) karena hal itu-lah, sebagian masyarakat mempertanyakan kredibilitas Kredit Pintar.

Benarkah Kredit Pintar penipu? Anda bisa menemukan jawaban selengkapnya melalui pembahasan di bawah ini. Simak dengan saksama!

Benarkah Kredit Pintar Penipu?

Sebagai aplikasi pinjaman online besutan PT Kredit Pintar Indonesia, Kredit Pintar telah terbukti kredibilitasnya sebagai perusahaan pinjaman online terbaik di Indonesia. Perusahaan ini telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terdaftar secara resmi sejak tanggal 30 September 2019. Ya, Kredit Pintar telah mengantongi Surat Tanda Berizin OJK dengan nomor KEP-83/D.05/2019.

Selain itu, Kredit Pintar juga menjadi bagian dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia. Ini bisa menjadi bukti bahwa Kredit Pintar merupakan perusahaan pinjaman online yang legal, bukan penipu.

Nah, jika Anda mulai tertarik dengan Kredit Pintar Anda bisa langsung mengajukan pinjaman online melalui aplikasinya yang tersedia di Play Store. Tidak perlu lama dan ribet, hanya butuh waktu sebentar, dana pinjaman dapat cair ke rekening Anda.

Syaratnya pun tidak sulit. Anda bisa mengajukan pinjaman dengan modal KTP dan tanpa jaminan apapun. Di sisi lain, jangan sampai Anda tidak tahu suku bunga yang harus Anda setelah resmi menjadi nasabah Kredit Pintar.

Ketahuilah, Kredit Pintar memiliki suku bunga tidak lebih dari 11 persen. Besaran suku bunga tersebut terbilang wajar bahkan tergolong rendah dibandingkan perusahaan pinjaman online lainnya.

Also Read :
[NEW] How to Unblock People on Cash App

Namun, biaya adminnya cukup besar, yakni sekitar 5 hingga 15 persen. Biaya tersebut disesuaikan dengan jumlah dan periode pinjaman yang Anda pilih. Anda pun bisa mengangsur pinjaman mulai dari 3 bulan hingga 12 bulan. Dengan maksimal pinjaman sebesar Rp 20.000.000.

Nah, sekarang Anda sudah mendapatkan jawaban terkait benarkah Kredit Pintar penipu. Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa Kredit Pintar adalah aplikasi pinjaman online terpercaya, bahkan sudah terdaftar di OJK.

Ketahui Modus Penipuan Mengatasnamakan Kredit Pintar

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa ada pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan penipuan dengan mengatasnamakan Kredit Pintar. Modus penipuan itu, pada umumnya, menggunakan perantara telepon.

Nah, agar tidak menjadi korban penipuan, Anda perlu mengetahui beberapa modus penipuan yang biasanya dipraktikkan oleh si penipu. Berikut di antaranya:

1. Penelepon Bersikeras agar Telepon Tidak Ditutup

Sebagai perusahaan fintech legal, pastinya Kredit Pintar memiliki SOP tersendiri saat menghubungi nasabahnya. Pihak Kredit Pintar akan memperkenalkan diri dengan sopan dan menanyakan kesediaan nasabah untuk dihubungi pada jam kerja.

Ini menjadi acuan resmi sekaligus etika perusahaan untuk menjalin hubungan baik dengan nasabah. Lain halnya dengan apa yang dilakukan oleh oknum penipu. Saat melancarkan aksi penipuan yang mengatasnamakan Kredit Pintar, oknum penipu akan cenderung memaksa dan meminta calon korbannya untuk menyimak penawaran yang diajukannya.

benarkah kredit pintar penipu

Jika Anda mendapatkan telepon dengan nada yang tidak biasa dan terkesan memaksa dengan bahasa yang kurang sopan, maka Anda harus waspada. Itulah cara yang kerap dipraktikkan si oknum penipu agar Anda panik dan lengah sehingga bisa menjalankan aksinya dengan mudah untuk melancarkan penipuan.

Agar tidak sampai menjadi korban penipuan, sebaiknya Anda segera menutup telepon. Anda juga bisa segera memblokir kontak si penipu itu agar tidak lagi dihubungi di kemudian hari.

2. Pengembalian Dana sebagai Modus Penipuan

Modus penipuan yang sering kali dilancarkan di penipu adalah meminta si korban mengembalikan dana lebih. Penipuan semacam ini juga membikin sebagian masyarakat bertanya-tanya benarkah Kredit Pintar penipu.

Harus digaris bawahi bahwa Kredit Pintar tidak pernah mengirimkan sejumlah dana ke rekening nasabah dengan jumlah tertentu karena semua pengajuan pinjaman dengan aplikasi Kredit Pintar ini berjalan otomatis secara akurat oleh sistem, dengan dibantu kecerdasan artifisial.

Also Read :
[NEW] 10 Way to Get Free $200 Dollars Paypal

Jadi sangat jelas, apabila ada pihak yang menelepon Anda dan mengatasnamakan Kredit Pintar lalu meminta untuk melakukan pengecekan dana rekening Anda hingga berujung pada tindakan transfer, jelas hal itu adalah modus penipuan. Tetap waspada dan jangan sampai Anda mendapatkan kerugian karena modus penipuan satu ini.

3. Penelepon Ingin Tahu OTP dan Data Diri

On Time Password atau yang lebih dikenal dengan OTP merupakan kode rahasia yang menjadi incaran para penipu untuk membajak akun Kredit Pintar milik korban. Biasanya, OTP berlaku hanya dalam jangka waktu kurang dari 30 menit.

Seperti kasus penipuan yang sering terjadi dalam pinjaman online, pihak penipu akan berusaha mendesak korban memberikan kode OTP dan data diri sebelum waktu berlakunya habis.

Jadi, apabila penelepon mendesak Anda untuk memberikan kode OTP serta memberikan ancaman penyebaran data dan sebagainya, sebaiknya Anda langsung menutup telepon. Ingat! Kode OTP bersifat rahasia dan tidak boleh diberikan kepada siapa pun, sekalipun yang meminta adalah orang yang mengaku staff Kredit Pintar.

Agar terhindar dari teror telepon penipuan semacam itu, dan jika Anda sudah merasa penelepon meminta hal yang tidak wajar seperti meminta kode OTP, data pribadi maupun menginstruksikan untuk transfer, sebaiknya laporkan ke CS Kredit Pintar.

4. Penelepon Meminta Ditransfer Uang Muka

Dari pengalaman korban penipuan mengatasnamakan Kredit Pintar, mereka mengaku bahwa pernah mendapatkan tawaran pinjaman dana melalui akun Instagram bodong yang mengatasnamakan Kredit Pintar.

Para korban diminta untuk mengisi data diri melalui DM dan bisa mengakses pinjaman melalui media tersebut. Selanjutnya, penipu akan menelepon korban dan mendesak calon korban tersebut untuk mentrasfer sejumlah uang muka sebagai dalih pinjaman akan lebih cepat diproses.

Faktanya, Kredit Pintar merupakan aplikasi yang menyediakan pinjaman dana secara gratis hanya melalui aplikasi yang tersedia di Play Store. Jadi, pernah perusahaan pinjaman online itu memproses pengajuan pinjaman dari nasabah melalui platform lain, seperti Instagram.

Sebagai tios, jika Anda merasa mendapat telepon yang mengatasnamakan Kredit Pintar dan terindikasi melancarkan penipuan, segera laporan pada CS Kredit Pintar. Lebih lanjut, untuk mencegah terjadinya penipuan pada Anda sebaiknya jangan menerima telepon dengan nomor yang tidak dikenal.

Itulah fakta di balik pertanyaan benarkah Kredit Pintar Penipu. Sekali lagi kami tekankan bahwa aplikasi pinjaman online bernama Kredit Pintar bukanlah penipu. Namun, ada oknum yang mengatasnamakannya untuk melakukan penipuan. Jadi, abaikan saja!