Apakah Indikator Penting Dalam Dunia Trading Forex

Apakah Indikator penting dalam dunia trading forex – Banyak para pemula yang tidak tahu kegunaan indikator forex, sering kali mereka hanya memburu indikator yang super akurat sehingga lupa untuk mempelajari prinsip kerja dari transaksi trading forex. sebenarnya dalam dunia forex tidak ada indikator yang powerfull, karena indikator hanya diciptakan oleh programmer untuk mempermudahkan dalam menganalisa, mengetahui keadaan pasar entah berada dalam overbought atau oversold. tapi ada juga yang terlalu rasis akan munculnya indikator forex, seolah indikator forex itu tidak bekerja. lalu manakah yang benar , sebenarnya indikator itu penting atau tidak?

begini ya indikator forex itu memang sengaja diciptakan saat perkembangan teknologi semakin cepat ini, dengan adanya program komputer yang canggih banyak orang yang ahli matematika menciptakan indikator untuk mempermudah menganalisa angka dalam transkasi yang ada.  jadi kesimpulannya indikator itu penting, tapi yang perlu diingat pastkan kamu mengetahui prinsip kerja transkasi trading forex, hal ini saya tekankan agar kamu mengerti fungsi trading itu sendiri, lalu indikator apa yang wajib dipelajar oleh seorang pemula.

3 indikator Forex yang harus kamu tahu

berikut ulasan indikator yang wajib diketahui oleh trader pemula.

  1. memamahami indikator moving average

indikator stochastic slow

Nah ababila kamu sudah mengetahui prinsip kerja trading forex, maka untuk mempermudah analisa kamu adalah dengan bantuan indikator moving average ini, indikator ini diciptakan untuk mengetahui batasan harga dalam periode tertentu. contohnya saat kamu melihat harga di timeframe h4 maka kamu melihat batasan harga dalam periode tersebut. selain itu indikator moving average ini digunakan untuk mengetahui trend yang sedang terjadi dalam periode tertentu,

Also Read :
YUK PROFIT! Cara Bermain Binomo yang Perlu Anda Ketahui!

Biasanya para professional menggunakan indikator ini untuk mengetahui trend yang sedang terjadi, misalnya saja saat harga berada dibawah moving average maka dipastikan trend yang terjadi adalah bearish, sedangkan jika harga bearada diaats moving averaga maka dipastikan trend yang terjadi adalah bullish. nah saat kita sudah mengetahui trend bullish dan bearish maka dengan muda kit menentukan transkasi dan stop loss yang akan kita tanggung.

  1. memahami indikator stochastic oscillator

indikator moving average 2

Para professional juga sering menggunakan indikator ini untuk mengetahui titik jenuh  overbought atau oversold. indikator ini juga sangat  berperan penting untuk mengurangi floating minus yang akan dialaminya,  prinsip kerja dari indikator ini adalah jika garis stochastick menyentuh area 30 persen atau dibawah 30 persen maka kita dengan mudah menentukan area support, dengan adanya bantuan ini kita bisa cepat mengidentifikasi area support valid atau tidak valid. untuk support yang valid biasanya ditandai dengan candle bullish yang mampu mengalahkan candle bearish sebelumnya atau candle bearish sebelumnya itu mengecil.

nah saat kamu melihat kejadian ini maka bisa dikatakan sebagai posisi support yang valid. nah untuk menentukan area resisten, indikator ini mampu menunjukkan pada area 80 persen atau bisa dikatakan dengan overbought, nah saat posisi overbought inilah kita bisa mulai mengidentifikasi area resisten apakah valid atau tidak, jika valid maka secara prinsip kerja harga akan koreksi atau berbalik trend dari semula bullish menjadi bearish. untuk menandai area valid resisten adalah dengan melihat body candle bullish yang semakin mengecil lalu dihajar dengan candle bearish yang memiliki body besar, saat kamu melihat posisi ini kamu bisa mengambil posisi sell dengan stop loss dipucuk candle bullish.

  1. memahami indikator fractal sebagai roket atas dan roket bawah

fractals

Indikator ini diciptakan seorang bernama william digunakan untuk mengidentifikasi apakah harga tersebut valid reversal atau tidak. tapi kebanyakan trader pemula kurang menggubris indikator ini layaknya indikator ini tidak berguna, tapi nyatanya indikator ini memiliki seribu manfaat sebagai area entry dan pembatas stop loss.

Also Read :
NO Tipu Tipu! 2 Pilihan Broker Forex Terbaik

Prinsip kerja dari indikator adalah saat muncul fractal pada posisi bearish dan oversold maka secara teori harga bisa dikatakan ada tanda reversal, dengan ini kamu bisa menempatkan posisi buy dan menempatkan stop loss dibawah fractal, begitu juga dengan kemunculan fractal pada posisi bullish, maka kebalikannya dari posisi bearish tadi.

semoga dengana adanya artikel ini, kamu lebih terbuka entah itu kamu menggunakan naked trading tanpa indikator atau trading menggunakan indikator, intinya adalah sama saja yang terpenting adalah kita mengetahui prinsip kerja harga itu sendiri