Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online Shop

7 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online Shop

Minimnya lapangan pekerjaan dan kualifikasi tinggi membuat sebagian orang memilih jalan lain. Salah satunya menjadi wirausaha dengan berjualan secara online. Akhir-akhir ini, pelaku bisnis online juga mengalami peningkatan. Karena selain menawarkan keuntungan yang menggiurkan, menjalankan bisnis online juga terbilang cukup mudah untuk dilakukan.

Kunci keberhasilan dari pelaku bisnis online adalah konsistensi dan selalu melakukan inovasi untuk menarik minat pembeli. Jika kamu menjalankan bisnis online, kamu tentu harus bisa meningkatkan omset penjualan agar keuntungan yang diperoleh bisa memuaskan. Berikut ini merupakan cara meningkatkan omset penjualan online shop yang bisa kamu coba dan terapkan.

Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online Shop

1.   Mengutamakan Kualitas Produk dan Terus Berinovasi

Kualitas produk merupakan poin penting yang menentukan keberhasilan bisnis. Dengan produk berkualitas, kamu tidak akan kesulitan mendapatkan pelanggan. Ketika salah seorang pelanggan membeli produk yang kamu jual dan merasa puas, dia akan memberikan feedback atau ulasan positif yang bisa menarik pelanggan lainnya.

Dengan begitu, kamu tidak perlu membuang uang untuk promosi lagi. Biasanya promosi dari mulut ke mulut justru lebih efektif. Dengan persaingan yang semakin ketat, kamu juga harus selalu melakukan inovasi. Bagi kamu yang menjalankan bisnis fashion, kamu bisa menciptakan inovasi berupa model atau desain pakaian terbaru.

Kamu harus update dengan tren yang sedang diminati masyarakat, sehingga bisnismu dapat terus berjalan dan mengalami peningkatan penjualan. Selain itu, sebagai pelaku bisnis online, kamu juga harus peka terhadap permintaan pasar yang ingin mendapatkan produk baru, namun dengan berbagai fungsi yang berbeda.

2.   Memberikan Pelayanan Terbaik

Dalam menjalankan suatu bisnis, kamu tidak boleh fokus pada produk saja. Kamu juga harus memerhatikan bagaimana sikapmu dalam melayani pelanggan. Pelanggan akan merasa senang dan puas ketika mereka dilayani dengan baik. Sering kali pelanggan akan mengabaikan kualitas atau harga, asalkan pelayanan yang mereka terima memuaskan.

Beberapa pelanggan juga akan membeli ulang produk yang kamu jual jika mereka menerima pelayanan yang baik. Hal ini akan membantu toko online yang kamu jalankan memiliki reputasi yang baik. Namun, akan terjadi sebaliknya apabila pelanggan merasa dikecewakan dengan pelayanan yang buruk.

Tidak hanya membuat mereka kapok membeli produk di tokomu, namun memungkinkan mereka untuk memberikan ulasan yang negatif, sehingga reputasi tokomu akan buruk. Hal ini akan membuat pelanggan lainnya enggan membeli produk yang kamu jual. Oleh karena itu, berilah pelayanan yang terbaik dan respons yang cepat, agar penjualan produkmu meningkat.

3.   Memperhatikan Detail Produk

Untuk menarik minat pelanggan dan meningkatkan omset penjualan, kamu juga harus memerhatikan setiap detail produk yang kamu jual. Kamu bisa menuliskan deskripsi produk dengan lengkap, sehingga calon pembeli tidak akan kebingungan saat akan membeli barang.

Selain deskripsi dan spesifikasi produk, detail lainnya yang harus kamu perhatikan meliputi harga produk, jasa pengiriman yang digunakan, dan jumlah item yang tersedia. Apabila kamu memiliki toko di market place, kamu juga bisa menampilkan jumlah produk yang sudah terjual dan peringkat tokomu.

Kamu juga bisa menampilkan beberapa testimoni dari pelanggan-pelanggan sebelumnya, tentunya testimoni yang positif untuk menarik perhatian pelanggan. Dengan adanya testimoni, pelanggan akan percaya bahwa toko online-mu benar-benar memberikan produk yang berkualitas dan pelayanan yang baik.

4.   Memperkuat Brand Produk yang Dijual

Menurut sebuah survei yang telah dilakukan oleh seorang pengamat bernama Nielsen, sebanyak 60% orang lebih suka membeli produk dari brand atau merk terkenal. Oleh karena itu, kamu wajib memperkuat branding produk yang kamu jual. Tanpa adanya branding yang kuat, persaingan akan semakin ketat dan mengarah pada persaingan harga.

Apabila kamu bisa berhasil membangun brand dengan baik, kamu bisa keluar dari zona persaingan harga ini. Kamu juga bisa mematok harga yang lebih tinggi dari harga yang ada di pasaran. Misalnya, jika kamu menjual hijab tanpa brand, maka kamu harus bersaing harga dengan penjual lainnya. Namun, jika sudah memiliki brand sendiri, persaingannya menjadi segi kualitas produk dan pelayanan. Baca juga : 10 Tips Mengatur Keuangan Gaji 2 Juta

5.   Memperbanyak Metode Penjualan

Di era seperti saat ini, internet menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat dalam beraktivitas. Kamu bisa memanfaatkan keadaan ini untuk meningkatkan penjualan bisnis onlinemu. Caranya dengan memanfaatkan berbagai market place yang ada. Dengan adanya market place, masyarakat akan semakin dimudahkan dalam jual beli via online.

Dengan begitu, kegiatan jual beli tidak akan dibatasi ruang dan waktu, sehingga pelanggan dapat berbelanja di manapun dan kapan pun. Transaksi lintas daerah dan pembayaran juga bisa dilakukan dengan mudah hanya menggunakan handphone saja. Untuk meningkatkan penjualan, kamu juga bisa memanfaatkan digital marketing.

6.   Rajin Melakukan Promosi

Untuk menarik minat pelanggan, kamu harus rajin melakukan promosi. Kamu bisa memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, atau Youtube, untuk memperkenalkan produk yang kamu jual. Cara berpromosi menggunakan media sosial selain efektif juga lebih murah dan mudah.

Semakin menarik iklan yang kamu, maka akan semakin banyak orang yang tertarik membeli produkmu. Jika kamu ingin meningkatkan penjualan dengan cepat, kamu bisa bekerja sama dengan selebgram atau influencer yang sedang digandrungi masyarakat. Namun, promosi dengan cara ini, kamu harus menyiapkan budget.

Biasanya selebgram atau influencer akan mematok biaya promosi mulai dari harga termurah hingga puluhan ribu hingga jutaan rupiah tergantung seberapa populer mereka di kalangan masyarakat dan jumlah followersnya. Cara berpromosi seperti ini dinilai efektif untuk meningkatkan omset penjualan, karena mereka sudah memiliki jumlah viewers yang banyak.

Hal ini akan mendorong para pengikut influencer atau selebgram merasa penasaran dengan produk yang dipromosikan. Kemudian, mereka akan mengunjungi dan melihat produk yang kamu jual di akun media sosial online shop milikmu. Tidak hanya melihat saja, beberapa juga akan memutuskan membeli produk yang jual.

7.   Memberikan Penawaran yang Menarik

Salah satu cara meningkatkan omset penjualan online shop yang efektif adalah dengan memberikan penawaran menarik. Kamu bisa memberikan diskon atau promo menarik, misalnya diskon sampai 90%, beli 2 gratis 1, gratis ongkos kirim, potongan 50 ribu minimal pembelian 200 ribu, dan lain sebagainya. Dengan begitu, pelanggan akan tergiur untuk membeli produk yang kamu tawarkan.

Tidak hanya diskon atau potongan harga saja, kamu juga bisa menawarkan garansi atau jaminan produk yang kamu jual. Misalnya, jika barang diterima oleh pelanggan dalam keadaan rusak, maka uang akan dikembalikan 100%. Dengan begitu, pelanggan tidak akan ragu membeli produk yang kamu jual karena ada jaminan produk yang jelas.

Kamu juga bisa menggunakan strategi building untuk meningkatkan omset penjualan. Bundling merupakan strategi pemasaran dengan menjual satu paket yang terdiri dari dua produk atau lebih dengan harga yang terjangkau. Kamu dapat menerapkan strategi ini untuk memberi kemudahan dalam proses pembelian barang, efisiensi waktu, dan lain-lain.

Ketujuh cara meningkatkan omset penjualan online shop di atas bisa kamu praktekkan dan kamu terapkan agar bisnis online yang kamu jalankan terus mengalami perkembangan. Dalam menjalankan bisnis online shop, kamu juga harus konsisten dan selalu melakukan inovasi agar pelanggan tidak cepat bosan.

Leave a Reply